Ende, Initerkini.com – Kepolisian Resor Ende bersama Kompi 3 Batalyon Pelopor Satbrimobda NTT bergerak cepat menangani dampak bencana gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Ende NTT.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla bersama Komandan Kompi 3 Batalyon Pelopor Satbrimob Polda NTT meninjau langsung lokasi terdampak di Dusun Nioniba Desa Kebirangga Kecamatan Maukaro. Senin (17/08/2026)
Dalam kunjungan tersebut, Polres Ende bersama Kompi 3 Yon Pelopor satbrimobda NTT mendirikan tenda darurat (tenda polisi) untuk membantu warga terdampak gempa yang saat ini terpaksa tinggal di bawah tenda seadanya.
Selain mendirikan tenda, Kapolres Ende menerangkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kebenaran informasi serta foto yang beredar luas di media sosial terkait kabar adanya jalanan retak/terbelah dan rumah warga yang roboh di sepanjang jalur menuju Maukaro.
Kapolres Ende bersama rombongan menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 100 kilometer dari Kota Ende selama 2,5 jam untuk memverifikasi kondisi lapangan. Hasilnya, dipastikan bahwa akses jalan menuju Kecamatan Maukaro dalam kondisi lancar dan aman dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.
“Kami pastikan perjalanan dari Ende menuju Maukaro Alhamdulillah lancar. Tidak ada jalan retak atau terbelah yang menghambat, dan jalur ini aman dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam untuk penyaluran bantuan”. Ucapnya.
Dengan dipastikannya keamanan jalur darat ini, proses pendistribusian bantuan sembako dan logistik dari masyarakat maupun pemerintah dipastikan dapat berjalan tanpa hambatan.
Dalam kesempatan yang sama, aparat kepolisian juga melakukan pengawalan ketat terhadap penyaluran 725 paket bantuan sembako dari Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini disalurkan untuk masyarakat terdampak gempa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Maukaro, Maurole dan Wewaria.
Untuk mengantisipasi kebutuhan logistik warga, AKBP Yudhi telah memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas dan para Kapolsek untuk mendata kebutuhan mendesak di lapangan. Berdasarkan hasil pemetaan awal, warga sangat membutuhkan Terpal untuk tempat tinggal sementara, Air bersih dan air minum serta bahan makanan/sembako siap saji.
Kapolres Ende juga mengimbau warga Kabupaten Ende, khususnya di Kecamatan Maukaro agar tetap waspada dan memperhatikan keamanan rumah masing-masing.
Warga diminta memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan mengungsi untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan atau pencurian di tengah situasi bencana.(Eliyanto)














