POLRI  

Kapolda NTT Terima Delegasi Trilateral Meeting Polri, AFP, dan PNTL, Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan

Kupang, Initerkini.com – Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan delegasi Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Australian Federal Police (AFP), dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL) dalam kegiatan Trilateral Meeting yang berlangsung di Mapolda NTT, Rabu (5/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama pengamanan perbatasan dan penanggulangan kejahatan lintas negara (transnational crime).

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun sinergi lintas negara guna menjaga stabilitas keamanan di kawasan perbatasan Indonesia, Australia, dan Timor-Leste.

“Melalui Trilateral Meeting ini, Polri bersama AFP dan PNTL terus memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta kerja sama operasional dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk menciptakan wilayah perbatasan yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Henry.

Suasana hangat dan penuh nuansa budaya mewarnai penyambutan para delegasi. Setibanya di Mapolda NTT, rombongan disambut dengan Natoni, tradisi tutur adat khas Timor sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan, kemudian diiringi Tarian Ja’i menuju lobi utama Mapolda NTT.

Dalam sambutannya, Kapolda NTT menegaskan bahwa tantangan keamanan di wilayah perbatasan tidak dapat dihadapi sendiri sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antarnegara, khususnya dalam pengawasan perbatasan, pertukaran informasi intelijen, serta penanganan kejahatan transnasional.

Sementara itu, Kombes Pol. Juara Silalahi, S.I.K., M.H., selaku Penerjemah Madya Divhubinter Polri yang mewakili Kadivhubinter Polri Irjen Pol. Amur Chandra J.B., S.H., M.H., menyampaikan bahwa forum trilateral menjadi sarana penting untuk mempererat koordinasi dan meningkatkan kapasitas personel dalam menjaga keamanan kawasan.

Pada kesempatan tersebut, Australian Federal Police menyerahkan bantuan sarana dan prasarana sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perbatasan. Bantuan berupa satu unit sepeda motor secara simbolis diserahkan kepada Polres Rote Ndao, dua unit laptop dan printer kepada Ditreskrimum/Ditres PPA dan PPO Polda NTT, serta dua unit laptop dan teropong kepada Polresta Kupang Kota.

“Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan AFP. Bantuan ini diharapkan semakin meningkatkan kemampuan operasional personel dalam mendukung pengamanan perbatasan dan penanganan berbagai tindak pidana lintas negara,” kata Kabidhumas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda NTT, Kombes Pol. Juara Silalahi, S.I.K., M.H. selaku Penerjemah Madya Divhubinter Polri, AKBP Fahrul Sudiana, S.H., S.I.K., M.Si. selaku PS Kasubbag Monevtas Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, serta jajaran Kapolres yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste.

Delegasi Australian Federal Police (AFP) dipimpin oleh Chad Aston (Federal Agent AFP Jakarta) bersama Judy Goldsmith (Federal Agent AFP Bali), Sarah Hammond (Federal Agent AFP Dili, Timor-Leste), dan Dalia Das Regas (Local Staff AFP Dili).

Sementara delegasi Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL) terdiri atas Chief Superintendent Calisto Gonzaga (Border Police Unit), Chief Superintendent Boavida Ribeiro (Intelligence Unit), Chief Superintendent Eugenio Pereira (Maritime Unit), serta Inspector Assistant Esterlita Gama Soares dari International Relations PNTL.

Usai seremoni pembukaan dan penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat teknis yang melibatkan para Pejabat Utama Polda NTT, Kapolresta Kupang Kota, Kapolres Rote Ndao, serta Koordinator Border and Transnational Crime Liaison Officer (BTNCLO) bersama delegasi AFP dan PNTL untuk membahas langkah-langkah operasional dalam memperkuat pengamanan wilayah perbatasan darat maupun laut.

Kabidhumas berharap kerja sama yang telah terjalin erat selama ini dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi keamanan kawasan serta memperkuat hubungan baik antara Polri, AFP, dan PNTL dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di masa mendatang. (Eliyanto)