Gresik, Initerkini.com – Polres Gresik terus memperketat pengawasan dan menjaga kondusifitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan yang berfokus pada pencegahan peredaran minuman keras (miras) dan peredaran gelap narkoba, Rabu (14/10/2026) malam.
Tak tanggung-tanggung, operasi skala besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik.
Petugas gabungan menyasar dua titik lokasi yang disinyalir rawan, yakni Desa Ngipik di Kecamatan Gresik dan Desa Karangkiring di Kecamatan Kebomas.
Operasi yang dimulai pada pukul 21.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polres Gresik, BNNK Gresik, Detasemen Polisi Militer (Denpom) Gresik, hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik.
Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel gabungan di Mako Polres Gresik. Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberikan arahan guna membagi tugas, menyamakan persepsi, serta memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan tegas namun tetap humanis dan sesuai SOP.
Tim gabungan kemudian bergerak menyisir sejumlah kafe, warung remang-remang, hingga tempat nongkrong yang menjadi target pengawasan. Petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengelola usaha, pengunjung, hingga barang bawaan guna mengantisipasi peredaran miras maupun barang haram.
Sebagai upaya deteksi dini, SiDokkes Polres Gresik yang berkolaborasi dengan BNNK Gresik menggelar pemeriksaan tes urine langsung di tempat (on the spot). Sebanyak 30 orang terdiri dari pengunjung kafe hingga pengendara yang dicurigai diambil sampel urinenya secara acak.
Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan maraton tersebut, petugas tidak menemukan adanya barang bukti narkotika maupun peredaran miras ilegal. Hasil tes urine terhadap 30 orang yang diperiksa pun seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
”Hasil ini menjadi bahan evaluasi sekaligus langkah preventif kami untuk mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba di wilayah Gresik,” terang AKBP Ramadhan Nasution.
Selain penindakan, jajaran petugas gabungan turut menyelipkan edukasi serta imbauan kamtibmas secara humanis kepada pengelola tempat usaha dan warga sekitar agar bersama-sama menolak peredaran miras maupun narkotika.
AKBP Ramadhan menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat krusial dalam membantu kepolisian menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya indikasi peredaran barang haram tersebut.
”Sinergi antara Polri, BNNK, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Gresik yang bersih, sehat, aman, serta kondusif,” tegasnya.
Ia menambahkan, KRYD secara berkelanjutan ini merupakan wujud nyata menghadirkan perlindungan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Seluruh rangkaian operasi KRYD berakhir dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi di Mako Polres Gresik. (Ifn)





















