RAGAM  

Gus Iqdam Resmikan Masjid Besar Al Huda Tambahrejo Kanor Bojonegoro, Dihadiri Ribuan Jemaah Dari Tuban Dan Lamongan  

Bojonegoro, Initerkini.com – Kemeriahan dan kekhidmatan menyelimuti Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Ribuan jemaah memadati area peresmian Masjid Besar Al Huda yang turut dimeriahkan oleh kehadiran pendakwah muda kondang, Gus Iqdam (Muhammad Iqdam Kholid), dengan diiringi grup Hadroh Pusat Sabilu Taubah, Minggu, (20/09/2026).

Acara akbar ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat, khususnya bagi jajaran pengurus takmir masjid Alhuda . Dalam rangkaian acara tersebut, dipanjatkan doa bersama agar seluruh hajat para tokoh, dan masyarakat diijabah oleh Allah SWT, serta pembangunan masjid membawa berkah yang luas bagi umat.

Peresmian Masjid Besar Al Huda turut dihadiri oleh para pengasuh pondok pesantren dan ulama setempat, di antaranya pengasuh Pondok Pesantren Al Fatimah Romo K.H. Tamam Saifudin serta Gus Ainun Naim dari Pondok Pesantren Abu Darin Bojonegoro. Camat Kanor Faisol Ahmadi, S.H, Ndan Ramil Kapten Arhanud Eeng Makmuro yang diwakilkan Komandan Eddy S, Kapolsek Kanor AKP H. Slamet, S.H, Kepala Desa Tambahrejo Kanor Sumono, Kades Kanor H. Jono, Kades Sumberwangi Pamuji, Ketua Takmir Masjid Alhuda H. Amin Sholikin, Kehadiran para tokoh agama ini menambah kesejukan dan kekhidmatan di tengah-tengah lautan manusia yang hadir.

Kesuksesan acara malam hari ini juga tidak lepas dari gotong royong berbagai pihak yang mensponsori fasilitas teknis, ada 12 rental sound sistem audio antara lain GSM Audio, Doa Ibu Audio, BPH Sound, DSR Audio, SA Audio, SBR Audio, ABM Audio, FA Audio, Putra Audio, Denista Audio, Nisa Indah DN Audio, penata pencahayaan Central Lighting, pangung Denista DNB Promulti Media. Panitia menyampaikan apresiasi dan doa agar seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini mendapatkan balasan rezeki yang berlimpah dan penuh berkah.

Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam menyampaikan pesan mendalam mengenai keutamaan mencintai Nabi Muhammad SAW serta memuliakan peringatan Maulid Nabi. Mengutip ayat suci Al-Qur’an, beliau mengingatkan umat Islam untuk senantiasa bersyukur atas rahmat dan anugerah terbesar dari Allah SWT, yakni diutusnya Baginda Nabi Muhammad SAW ke muka bumi.

“Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaknya dengan itu mereka bergembira. Karunia dan rahmat Allah itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yunus: 58)

Gus Iqdam juga menceritakan kisah hikmah tentang Abu Lahab—paman Nabi yang semasa hidupnya menentang dakwah Islam—namun diringankan siksa kuburnya setiap hari Senin karena pernah merasakan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan memerdekakan budaknya, Tsuwaibah.

Lebih lanjut, beliau memaparkan pandangan dari para sahabat besar seperti Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq, Sayyidina Umar bin Khattab, hingga Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhum mengenai keutamaan menghormati hari kelahiran Nabi.

Empat manfaat utama bagi orang yang memuliakan Maulid Nabi SAW.

1. Husnul Khatimah, Orang tidak akan meninggalkan dunia kecuali dalam keadaan membawa keimanan (khusnul khatimah).

2. Hari kiamat mendapatkan jaminan syafaat langsung dari Baginda Nabi Muhammad SAW di yaumul qiyamah.

3. Menjadikan kehidupan dunia lebih tenang, barokah.

4. Diliputi rahmat Allah SWT.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para kiai dan kasepuhan setempat, mendoakan agar Masjid Besar Al Huda senantiasa makmur, dipenuhi jemaah yang taat, serta membawa kemaslahatan bagi warga Desa Tambahrejo dan Kabupaten Bojonegoro secara keseluruhan. (Mas)