Surabaya, Initerkini.com – Pekerjaan galian Telkom yang dikerjakan pada dini hari di tenggumung wetan patut diawasi. Pasalnya terindikasi kuat pekerjaan tersebut hanya kamuflase mengarah ke pencurian aset negara berupa kabel Telkom yang diduga di lakukan oleh para sendikat.
Alhasil saat pantauan awak media kelokasi di Jln. Tenggumung wetan pegirian Kecamatan Semampir, berpapasan dengan beberapa pekerja yang sedang beraktifitas tarik kabel Optic dan menggergaji tanpa menggunakan kelengkapan K3. Pelaksanaan pun pekerja tidak mengantongi surat tugas dan KTA dimana perusahaan mereka yang mempekerjakan nya, diketahui oknum yang menggergaji bernama Mat (nama panggilan).
Komplotan ini melakukan aksinya secara berkelompok dengan pembagian tugas. Ada yang menggali tanah untuk menarik kabel Telkom yg tertanam, beberapa orang lain bertugas mengawasi keadaan sekitarnya. Salah satu pengawas atau keamanan diketahui berinisial W oknum koramil Simokerto dan juga oknum wartawan bernisial S.
Dalam melakukan aksinya mereka bergerak pada malam hari mulai jam 21.00 hingga 01.00 wib. Aksi mereka terbilang mulus karena sangat rapi dalam membaca situasi. Seperti yang dilakukan pada Kamis (31/10/2024) di wilayah tenggumung wetan kecamatan Semampir.
Sebagai informasi, kabel Telkom yang terbuat dari bahan tembaga menjadi incaran karena harganya yang mahal. Satu kilogram di perkirakan bisa terjual dari 80 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Jadi tidak heran apabila kabel Telkom yang tertanam didalam tanah menjadi incaran sindikat pencurian. (Red/Team)












